Rekomendasi Biskuit Bayi 6 Bulan Terbaik dan Lezat

biskuit bayi 6 bulan

Anak sudah mulai tumbuh gigi? Artinya, ini saat yang tepat untuk Anda memberikan biskuit bayi 6 bulan. Pemberian biskuit yang keras dan mudah hancur, sangat membantu si kecil mempercepat pertumbuhan giginya. Camilan ini juga membantu mengurangi rasa nyeri dan tidak nyaman pada gusinya. Buat Anda yang masih bingung mencari biskuit bayi 6 bulan terbaik dan lezat untuk buah hati, berikut rekomendasinya. 

1. Milna biskuit bayi 6 bulan

Milna biskuit bayi adalah salah satu varian biskuit Milna yang dilengkapi dengan formula G3 yang dapat menstimulasi pertumbuhan gigi, gampang larut di air atau susu, dan mengandung gizi lengkap yang seimbang. Finger Biskuit Milna memiliki keunggulan sebagai berikut:

– Membantu menstimulasi gigi.

– Mudah larut.

– Gizi lengkap.

– AA & DHA, berfungsi untuk perkembangan otak dan retina mata

– Prebiotik FOS, berfungsi untuk kesehatan saluran pencernaan.

– Kalsium susu dan Vit D berfungsi untuk pembentukan dan mempertahankan kepadatan tulang dan gigi.

– Vit C & E berfungsi untuk pembentukan dan pemeliharaan jaringan kolagen.

– Menyimpan 11 Vitamin dan 5 mineral.

Cara penyajian:

– Masukkan dua keping finger biskuit Milna bayi ke dalam mangkuk bersih.

– Tambahkan susu bayi/air matang hangat secukupnya.

– Aduk hingga menjadi bubur dan siap disajikan.

– Anda juga bisa memberikannya secara langsung, supaya anak bisa belajar mengunyah dalam tekstur yang lebih padat, untuk merangsang pertumbuhan giginya.

2. Promina Biskuit Marie 

Biskuit ini telah difortifikasi dengan tinggi zat besi, tinggi vitamin A, tinggi protein, tinggi kalsium, dan dilengkapi dengan minyak ikan. Sebagai makanan selingan dan finger food, Promina Biskuit Marie ini mampu menstimulasi:

– Kemampuan menggenggam (palmar grasp)

– Kemampuan menjimpit (pincer grasp)

– Kemampuan mengunyah dan menggigit

– Pertumbuhan gigi

Cara penyajian:

– Dapat dimakan langsung untuk perkembangan keterampilan makan dan bicara.

– Anda juga dapat mencampurkannya ke dalam susu dan dibuat seperti sereal atau bubur.

– Makanan selingan penting diberikan kepada bayi di antara jam makan pokok untuk mencukupi nutrisi tumbuh kembangnya.

3. SUN Biskuit Marie Susu 6+

Cemilan yang dibuat khusus untuk bayi. SUN Biskuit Marie Susu diformulasikan untuk dukung tumbuh kembang bayi 6 bulan ke atas. Biskuit bayi 6 bulan ini dapat membantu menstimulasi kemampuan menggenggam dan menjimpit. Selain itu, camilan ini mampu mengasah kemampuan menggigit dan mengunyah, serta dukung pertumbuhan gigi. 

Dengan tekstur pas dan rasa yang enak, mengandung protein, tinggi kalsium dan zat besi yang bantu penuhi kebutuhan gizi harian bayi. Biskuit ini memiliki kandungan gula yang lebih rendah dibandingkan biskuit marie biasa. Kandungan kalsium 3 keping biskuit setara dengan segelas susu.

4. Yummy Bites 

Yummy Bites rice crackers beras organik terbuat dari tiga varian rasa, original, wortel , ubi dan wortel. Baik dikonsumsi untuk si kecil yang berusia 6 bulan keatas. Biskuit bayi 6 bulan ini bebas alergi seperti jagung, susu, gandum, telur, kacang, ikan, kedelai, kerang, biji wijen. Yummy Bites sudah memiliki sertifikat organik dari USDA (Amerika), ECO (Eropa), Organik Indonesia dan halal. 

Terbuat dari bahan-bahan organik, tanpa pengawet maupun perasa buatan dan bebas gluten.Yummy Bites biskuit bayi 6 bulan ini terbuat dari:

– Original : Beras Organik, Gula Organik, Garam.

– Wortel  : Beras Organik, Gula Organik, Bubuk Wortel Organik, Garam.

– Ubi dan Wortel : Beras Organik, Gula Organik, Bubuk Wortel Organik, Bubuk Ubi Jalar Organik, Garam.

Fasidol Sirup dan Tips Mengatasi Demam Anak

Anda mungkin panik ketika suhu tubuh anak mencapai di atas 38 derajat Celsius. Pasalnya, itu menandakan anak Anda sedang demam. Pemberian obat seperti Fasidol Sirup biasanya akan segera dilakukan untuk membuat suhu tubuh lekas menurun. 

Sebenarnya, demam yang terjadi pada anak lumrah terjadi. Ini merupakan respons tubuh berperang melawan infeksi virus maupun bakteri. Selain pemberian obat anti demam, beberapa langkah lainnya perlu Anda lakukan supaya suhu tubuh anak bisa lekas kembali normal. 

Berikut ini adalah beberapa tips yang bisa Anda ikuti untuk mengatasi demam anak. Pada kenyataannya, demam anak tidak perlu terlalu dikhawatirkan, namun harus juga diwaspadai. 

Kompres Air Hangat 

Memberi kompes air hangat di kepala anak bisa menjadi salah satu cara yang Anda tempuh untuk menurunkan suhu tubuh. Pastikan, kompres yang Anda gunakan tidak terlalu panas. Kompres akan membuat anak merasa lebih nyaman dan memicu keringat keluar sehingga berpengaruh pada suhu tubuh yang bisa turun lebih cepat. 

Berikan Pakaian Tipis 

Tidak perlu melapisi anak dengan berbagai pakaian tebal ketika ia sedang demam. Anda cukup memberikannya pakaian yang tipis dan menyerap keringat. Pakaian tebal hanya membuat anak kepanasan dan suhu tubuhnya justru bisa meningkat lagi. Sementara itu, pakaian tipis akan membuatnya nyaman dan sejuk. Bahan kain yang menyerap keringat juga sangat penting karena pada saat demam, anak akan lebih mudah berkeringat. Satu lagi, Anda tidak perlu menyelimuti anak Anda dengan selimut tebal karena akan membuatnya semakin tidak nyaman dan kepanasan. 

Turunkan Suhu Ruangan 

Suhu ruangan yang terlalu panas akan membuat demam anak sulit turun. Maka ketika anak demam, Anda bisa menurunkan suhu ruangan menjadi lebih dingin. Anda bisa menurunkan suhu ruangan dengan memakai air conditioner, kipas angin, atau bahkan dengan membuka jendela dan memastikan sirkulasi udara lebih baik. 

Perbanyak Minum Air 

Mengonsumsi banyak air bisa membuat air menjadi lebih mudah buang air. Semakin banyak ia buang air kecil, semakin cepat panas tubuhnya turun. Memberikan si keicl minum banyak air pada saat demam juga bisa meminimalkan komplikasi dehidrasi pada anak. Tidak melulu harus air putih, Anda juga bisa menawarkan air dalam bentuk jus ataupun minuman lain yang disukai anak. 

Berikan Parasetamol

Anda juga bisa menggunakan parasetamol untuk menurunkan demam si kecil. Tapi, pemberian parasetamol hanya bisa untuk anak yang sudah berusia di atas 3 bulan. Anda juga sebaiknya mengonsultasikan pemberian obat ini dengan dokter anak terlebih dahulu agar dosisnya tepat. Fasidol Sirup sendiri merupakan salah satu parasetamol dalam bentuk cair yang akan disukai si kecil sehingga meminimalkan drama saat memberikannya. 

Mandikan dengan Air Hangat 

Apakah anak boleh mandi saat demam? Tentu saja boleh. Tidak ada alasan untuk tidak memandikan si kecil. Membiarkan anak tidak mandi justru membuatnya tidak nyaman. Anda bisa memandikan si kecil dengan air hangat ketika demam. Justru dengan memandikannya memakai air hangat, panasnya bisa lebih cepat turun. 

Konsumsi Makanan Bergizi 

Demam merupakan bentuk perlawanan dan perang tubuh anak terhadap virus dan bakteri yang menyerangnya. Semakin imunitas anak kuat, semakin ia bisa melawan virus dan bakteri dengan cepat sehingga demamnya lekas menurun. Pemberian makanan bergizi dengan kandungan protein tinggi dapat membuat imunitas anak semakin membaik sehingga demamnya juga bisa lekas turun. 

*** 

Jika pemberian Fasidol Sirup dan berbagai tips di atas tidak kunjung menurunkan demam anak, jangan ragu untuk segera membawanya ke dokter. Penanganan medis yang lebih intens juga dibutuhkan jika demam anak tidak turun lebih dari tiga hari. 

Inikah yang Jadi Penyebab dari Vagina Bau?

Vagina bau bisa disebabkan oleh beberapa hal. Keluhan ini tidak hanya dapat membuat seorang wanita tidak percaya diri, namun juga bisa menjadi tanda adanya masalah dengan kesehatan vagina.

Bau vagina seorang wanita dapat berbeda-beda di dalam satu siklus menstruasi. Anda juga tidak perlu khawatir jika vagina Anda terasa bau setelah melakukan aktivitas yang berkeringat. Namun jika vagina bau disertai dengan gejala lain, seperti gatal, nyeri, atau keputihan, Anda perlu waspada. Kondisi ini berarti terdapat masalah pada kesehatan daerah kewanitaan Anda.

Aroma vagina yang sehat bukanlah berbau harum dan segar seperti bunga

Menjaga kebersihan dan kesehatan area kewanitaan atau vagina sangatlah penting. Tak hanya memengaruhi kenyamanan, kondisi vagina tak sehat juga bisa menjadi gejala dari penyakit yang tak diinginkan. Untuk mengetahui apakah bau pada vagina Anda termasuk berbahaya atau tidak, ada baiknya Anda mengenali beberapa penyebab vagina bau berikut ini.

  1. Jarang membersihkan vagina

Jarang membersihkan vagina dapat menyebabkan menumpuknya koloni kuman pada area organ intim. Sebagai akibatnya, vagina bau pun bisa terjadi. Karena itu, setelah berkeringat (misalnya akibat olahraga), selama menstruasi, ketika mengalami keputihan yang lebih banyak dari biasanya, atau setelah berhubungan seks, kaum hawa disarankan untuk menjaga kebersihan organ intimnya. 

Caranya bisa dengan menggunakan celana dalam berbahan katun yang menyerap keringat, sering mengganti celana dalam, sering mengganti pembalut, serta buang air kecil setelah berhubungan seks. 

  1. Jarang mengganti pembalut

Darah menstruasi yang menumpuk dan bercampur dengan bakteri dapat menyebabkan iritasi, gatal, dan keluarnya cairan berbau tak sedap dari vagina. Para pakar kesehatan menyarankan agar mengganti wanita pembalut setiap empat hingga delapan jam, bahkan lebih sering jika perdarahan haid sedang banyak.

  1. Pemilihan celana dalam yang tidak tepat

Penggunaan celana dalam yang super ketat dapat menyebabkan frekuensi gesekan menjadi lebih sering. Akibatnya, berbagai macam masalah bisa muncul, termasuk iritasi kulit. 

Celana dalam ketat juga akan membuat keringat terperangkap di vagina yang lembap. Kondisi ini akan menjadi tempat bagi jamur untuk berkembang biak dan memicu infeksi, yang bisa berujung pada munculnya vagina bau. 

  1. Keringat yang berlebihan

Kulit di sekitar vagina cenderung lebih berkeringat. Pasalnya, bagian luar organ intim memiliki kelenjar khusus bernama kelenjar keringat apokrin. Kelenjar tersebut mengeluarkan keringat yang mengandung protein yang akan diurai oleh bakteri. Proses inilah yang bisa memicu munculnya aroma khusus pada vagina.

Apabila produksi keringat di area vagina Anda termasuk berlebihan, rasa gatal bisa saja muncul. Ketika digaruk, infeksi pun dapat terjadi dan memicu munculnya kondisi vaina bau tidak sedap. 

  1. Perubahan hormon

Perubahan hormon bisa terjadi kapan saja. Pada wanita, kadar hormon mungkin berubah selama siklus menstruasi, masa ovulasi, ketika menopause, saat menggunakan alat kontrasepsi, dan banyak lagi.  Ketika kadar estrogen dalam tubuh wanita meningkat, aroma vagina umumnya akan menjadi lebih tajam. Mungkin inilah yang menjadi penyebab vagina bau yang Anda alami.

  1. Makanan yang Anda konsumsi

Beberapa penelitian menunjukkan bahwa makanan dan rempah-rempah beraroma kuat dapat menyebabkan vagina bau. Contohnya, cabai, lada, bawang putih, bawang merah, kol, keju, ikan, dan brokoli. Oleh sebab itu, ada baiknya Anda membatasi konsumsi bahan-bahan makanan tersebut agar vagina tidak berbau menyengat.

  1. Infeksi bakteri

Vagina bau tidak sedap bisa menjadi gejala dari adanya infeksi bakteri pada organ kewanitaan Anda. Kondisi ini dikenal dengan istilah vaginosis bakteri. Selain aroma tidak enak, gejala vaginosis bakteri juga bisa berupa keluarnya cairan keputihan berwarna abu-abu atau putih susu, serta nyeri dan sensasi perih seperti terbakar pada vagina.

Itulah 7 penyebab vagina bau yang bisa Anda hindari, terutama pada pola makan dan penggantian rutin pembalut saat menstruasi. Jadi, jika Anda ingin terhindari dari vagina bau, lakukanlah hal tersebut. Selain menghindari dari vagina bau, itu artinya juga menjaga kebersihan dan kesehatan vagina Anda.

Jangan Pusing Perbedaan Swab Antigen dan PCR, Kenali Gejala!

Anda mungkin sempat dibuat pusing mengenai banyaknya jenis tes untuk skrining Covid 19 di dalam tubuh. Dua tes yang paling populer saat ini adalah swab antigen dan PCR. Keduanya dianggap sama-sama akurat dalam memperlihatkan hasil positif Covid 19. Walaupun di balik itu, ada perbedaan swan antigen dan PCR yang cukup besar dari segi waktu pemerolehan hasil, akurasi negatif, sampai persoalan harga. 

Dibandingkan memusingkan perbedaan swab antigen dan PCR, alangkah lebih penting Anda mengenali gejala Covid 19 yang mungkin saja menimpa Anda. Pasalnya, gejala-gejala penyakit yang pertama kali terdeteksi di Wuhan, China, ini cukup umum sehingga pengabaian kerap kali terjadi. 

Padahal seharusnya ketika menemukan gejala, Anda mesti segera melakukan tes screening dan isolasi untuk penanganan dan pencegahan penularan penyakit ini. Jadi, sebenarnya gejala Covid 19 apa saja yang mesti Anda waspadai? Berikut ini beberapa contohnya. 

Demam 

Masuknya virus atau bakteri akan membuat tubuh melakukan perlawanan untuk bisa menciptakan antibodi. Tidak terkecuali ketika terpapar virus Covid 19, tubuh akan melakukan perlawanan tersebut dengan mengeluarkan panas tubuh berlebih. Karena alasan inilah, seseorang yang terpapar virus Covid 19 cenderung mengalami demam pada masa inkubasi virus. Anda bisa mengecek bagian dada atau punggung dada untuk mendapatkan bagian terpanas terkait suhu tubuh Anda. 

Batuk yang Terus-Menerus 

Batuk menjadi gejala Covid 19 yang cukup khas dan mesti Anda waspadai. Batuk yang mengarah pada gejala Covid 19 adalah batuk kering yang terus-menerus selama satu jam. Setelah itu, batuk akan mereda dan kembali terjadi secara terus-menerus pada hari yang sama minimal 3 sesi. Batuk yang mengarah pada gejala Covid 19 umumnya juga diserta rasa sakit tenggorokan. 

Anosmia 

Anosmia merupakan kondisi kehilangan indera penciuman atau perasa. Ini bukan berarti Anda tidak dapat mencium atau merasakan apa pun. Hanya saja, semuanya terasa berbeda daripada biasanya. Anosmia merupakan gejala yang sangat khas dari Covid 19. Jika merasakan gejala ini, jangan memikirkan perbedaan swab antigen dan PCR. Secepatnya, lakukan salah satu dari kedua tes tersebut untuk memastikan kondisi infeksi virus corona baru di tubuh Anda. 

 Kelelahan 

Penderita Covid 19 akan mudah merasa sangat kelelahan. Anda mungkin akan merasa lelah saat terbangun dari tidur. Kelelahan pada penderita Covid 19 biasanya juga disertai dengan rasa nyeri di bagian otot dan sendi. 

Iritasi Mata 

Ini merupakan gejala yang tidak terlalu umum terjadi pada penderita Covid 19. Namun, gejala ini tidak bisa dimungkiri di mana Anda akan mengalami mata merah atau iritasi mata tanpa sebab. Cobalah melakukan pengekan lewat tes PCR atau antigen guna memastikan kondisi Anda. 

Diare 

Gejala langka yang cuup jarang terjadi lainnya pada penderita lainnya adalah masalah pencernaan. Diare menjadi masalah pencernaan utama yang kerap menimpa seseorang yang terinfeksi virus corona baru. Pastikan ketika Anda mengalami diare, Anda tetap terhidrasi dengan baik. 

Nyeri Dada 

Jika menemui gejala ini, langsung periksakan diri ke dokter dan lakukan tes PCR untuk hasil yang lebih akurat. Nyeri dada menunjukkan infeksi yang cukup parah dari paparan Covid 19 yang mesti segera diatasi jika tidak ingin berdampak lebih buruk. 

Sesak Napas 

Sesak napas merupakan gejala kritis pada penderita Covid 19. Tidak jarang, sesak napas akan diikuti oleh penurunan saturasi oksigen. Anda membutuhkan bantuan oksigen tambahan guna menangani gejala ini. Tidak ada salahnya pula “larikan” diri ke unit gawat darurat untuk penanganan yang lebih tepat dan intensif. 

Perbedaan swab antigen dan PCR sebenarnya bukan persoalan besar. Yang lebih penting, seberapa cepat Anda melakukan tes tersebut guna mencegah tidak dampak infeksi parah akibat paparan virus corona baru. 

Layanan NICU RS Bunda Aliyah

Ketika buah hati terlahir terlalu awal, memiliki gangguan kesehatan tertentu, atau kelahiran yang sulit, bayi akan di rawat di NICU RS Bunda Aliyah. NICU merupakan singkatan dari Neonatal Intensive Care Unit atau unit perawatan intensif yang disediakan khusus untuk bayi baru lahir. Di ruang NICU, bayi akan mendapatkan perawatan menyeluruh sepanjang waktu dari sekumpulan tim ahli yang siap sedia memberikan apapun yang dibutuhkan oleh buah hati.

Kebanyakan bayi akan dirawat di NICU dalam waktu 24 jam setelah dilahirkan. Berapa lama mereka perlu dirawat di NICU akan sangat bergantung pada kondisi kesehatan mereka. Beberapa bayi mungkin hanya perlu berada di NICU RS Bunda Aliyah selama beberapa jam hingga hari. Namun tidak sedikit pula yang perlu tinggal selama berminggu-minggu hingga berbulan-bulan. 

Salah satu layanan utama RS Bunda Aliyah adalah layanan NICU. Prasarana serta sarana medis di RS Bunda Aliyah sangatlah lengkap dan memiliki teknologi yang canggih. Diharapkan, pelayanan NICU RS Bunda Aliyah mengobati dan/atau mencegah terjadinya kegagalan organ penting yang dapat dialami oleh bayi yang baru saja dilahirkan. Kegagalan organ penting tersebut berpotensi terjadi terutama pada bayi yang lahir premature, atau bayi yang lahir kurang dari 37 minggu kehamilan, serta bayi yang lahir dengan penyakit bawaan atau turunan. 

Ada berbagai macam jenis perawatan NICU di RS Bunda Aliyah, masing-masing didesain dan disesuaikan dengan kebutuhan bayi Anda. NICU menyediakan layanan untuk bayi yang menderita sakit ringan dan tidak membutuhkan penggunaan infus, bayi dengan kondisi penyakit sedang dan membutuhkan penggunaan incubator, infus, tabung oksigen, dan monitor paru-paru dan jantung, serta bayi sakit parah atau berat yang membutuhkan penanganan serta pemantauan yang ketat.

Selain itu, NICU juga didesain untuk bayi yang terlahir premature dengan usia kandungan yang kurang dari 34 minggu atau bayi memiliki berat tubuh kurang dari 510 gram. Adapun beberapa alat-alat canggih yang disediakan di NICU RS Bunda Aliyah di antaranya adalah:

  • Infant warmer. Ini adalah sebuah alat yang digunakan untuk menstabilkan serta mengontrol suhu tubuh si kecil, terutama ketika ia baru saja dilahirkan. 
  • Incubator. Alat ini digunakan untuk mempertahankan kondisi lingkungan di sekitar bayi agar sesuai, khususnya untuk para bayi yang baru saja dilahirkan dan/atau menderita penyakit tertentu. 
  • Infusion pump. Alat ini digunakan untuk memberi obat-obatan atau cairan infus dalam takaran yang akurat dan terus menerus sesuai dengan kebutuhan si kecil. 
  • Syringe pump. Alat yang digunakan untuk memberi obat dan cairan infus dengan lebih aman. Ketepatan sangat akurat sesuai dengan kebutuhan bayi Anda. 
  • Alat monitor. Ada banyak alat minotor yang disediakan di RS Bunda Aliyah, seperti alat yang digunakan untuk memonitor jantung dan paru dan juga pulse oximeter, sebuah alat untuk memantau pernapasan dan denyut jantung serta berapa banyak kadar oksigen yang ada di dalam darah bayi secara terus menerus. 
  • Alat bantu pernapasan C-PAP, merupakan singkatan dari “continuous positive airway pressure”  yang digunakan untuk bayi premature dan mengalami gangguna pernapasan yang disebabkan karena paru tidak dapat mengembang dengan sempurna. 
  • Ventilator multifungsi yang digunakan bayi yang memiliki gangguan pernapasan berat.

Berbagai sarana dan prasarana tersebut diatas memiliki teknologi modern dan canggih guna menjawab berbagai macam kebutuhan si kecil di ruang NICU RS Bunda Aliyah. Layanan NICU didesain untuk bayi yang lahir premature dan/atau membutuhkan perawatan khusus karena suatu kondisi kesehatan tertentu. 

7 Cara Mencegah Ruam Akibat Pampers Bayi

pampers bayi

Anak yang memakai pampers bayi akan lebih rentan mengalami ruam di area pemakaian pampers. Ruam tersebut biasanya ditandai dengan memerahnya warna kulit sampai dengan kulit bersisik. Tentu saja ini menyakitkan bagi si kecil karena terasa perih. Tidak jarang, bayi dengan ruam pamper bayi akan lebh rewel, khususnya saat pergantian popok. 

Risiko mengalami ruam untuk pemakaian pamper bayi memang cukup besar. Namun, tidak semua anak yang memakai pampers bayi akan mengalami ruam. Anda bisa melakukan sejumlah cara agar pemakaian popok sekali pakai tetap aman bagi kulit sang buah hati. 

Cara mencegah ruam popok pada bayi sebenarnya tidak sulit. Namun, Anda harus konsisten melakukannnya. Bagaimanapun, pemakaian pampers bayi bisa membuat Anda lebih simpel karena tidak perlu terus mengganti bajunya setiap kali dia buang air kecil. 

1. Cuci Tangan Sebelum dan Sesudah 

Ruam yang muncul pada area bokong, alat kelamin, ataupun paha bayi bukan hanya bisa berasal dari pampers bayi. Nyatanya, ruam tersebut juga bisa menyebar dari bakteri yang menyebar ke tangan Anda ketika sedang memakaikan popok sekali pakai pada si kecil. Untuk menghindari hal tersebut, sangat disarankan Anda mencuci tangan sebelum dan sesudah menggantikan popok sekali pakai kepada anak. 

2. Pampers Bayi Jangan Terlalu Kencang 

Anda mungkin berpikiran semakin kencang pemakaian pampers bayi akan semakin baik. Soalnya, popok sekali pakai yang kencang akan meminimalkan risiko kebocoran yang terjadi. Namun tahukah Anda, pemakaian pamper bayi yang terlalu kencang justru bisa membuat ruam di sekujur area kelamin, bokong, paha, sampai pinggang si kecil. Soalnya, pemakaian popok yang terlalu ketat membuat aliran udara ke daerah yang tertutup terhambat. Dan menciptakan lingkungan lembap yang pada akhirnya menimbulkan ruam. 

3. Sering Mengganti Pampers Bayi 

Mungkin saja si pamper bayi dirasa belum penuh karena anak Anda termasuk yang jarang buang air kecil. Namun, bukan berarti Anda tidak harus mengganti popoknya. Idealnya, pemakaian popok sekali pakai tidak lebih dari 4 jam. Sebelum itu, Anda harus menggantinya. Semakin sering Anda mengganti pampers bayi, risiko terjadinya ruam popok pun semakin bisa dihindari. 

4. Air Hangat untuk Membilas 

Anda mungkin terbiasa membersihkan area yang tertutupi pampers bayi ketika hendak menggantinya. Apa yang Anda gunakan untuk membersihkannya? Cara terbaik membersihkan area kelamin dan bokong adalah menggunakan air hangat. Cara ini cukup efektif untuk untuk mencegah munculnya ruam pada area yang tertutupi popok.

5. Tepuk untuk Mengeringkan 

Tentu saja ketika memakaikan pampers bayi, Anda mesti memastikan area kelamin dan bokong dalam keadaan kering supaya tidak menimbulkan ruam. Namun, ketika mengeringkannya, jangan terbiasa menggosoknya karena hanya akan mengiritasi kulit dan memicu ruam pula. Anda hanya perlu menepuk-nepuk kulit bayi dengan lembut menggunakna handuk yang lembut. 

6. Berikan Waktu Tanpa Popok 

Berikan pantat bayi Anda lebih banyak waktu tanpa popok. Setidaknya setiap kali hendak mengganti pampers bayi, Anda membiarkan bayi tanpa popok maupun celana sekitar 10—15 menit. Anda bisa menaruhnya pada handuk besar yang dibentangkan agar jika ia buang air kecil atau buang air besar tidak mengotori alas. Jika memungkinkan, biarkan bayi Anda pergi tanpa popok. Mengekspos kulit ke udara adalah cara alami dan lembut untuk membiarkannya kering. 

7. Penggunaan Salep Teratur 

Jangan berpikiran bahwa penggunaan salep hanya pas untuk kulit bayi yang sudah memiliki ruam. Kenyataannya, bayi yang terbiasa diberi salep secara teratur di area pemakaian pampers bayi, memiliki risiko terkena ruam popok lebih rendah. Anda bisa menggunakan salep yang terbuat dari petroleum jelly dan seng oksida untuk dioleskan sebagai penangkal ruam popok untuk si kecil. 

*** 

Mencegah ruam bukan berarti tidak memakai pampers bayi. Yang perlu Anda lakukan adalah memastikan pemakaian popok sudah tepat agar sirkulasi udara baik, area yang tertutupi kering, serta memakaikan salep sebagai langkah preventif. 

Reference

https://toko.sehatq.com/produk/mamamia-baby-diapers-pants-m60
https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/diaper-rash/symptoms-causes/syc-20371636
https://www.healthline.com/health/home-remedies-diaper-rash
https://www.arnoldpalmerhospital.com/content-hub/how-to-prevent-and-care-for-diaper-rash

Manfaat Menggunakan Sepatu Tenis Meja yang Tepat

Sama seperti olahraga pada umumnya, olahraga tenis meja atau pingpong juga membutuhkan sepatu khusus. Sepatu tenis meja yang baik tidak hanya dapat memberikan kenyamanan saat bermain, tetapi juga dapat meningkatkan performa dan menjaga dari cedera yang serius. Dan, tidak semua jenis sepatu olahraga indoor dapat digunakan untuk olahraga tenis meja.

Tenis meja merupakan jenis olahraga yang spesifik. Olahraga ini banyak membutuhkan gerakan kaki yang kecil namun cepat, dan juga banyak gerakan lateral. Ini lah mengapa sepatu tenis meja tidak sama dengan sepatu lari, sepatu tenis, sepatu basket, atau sepatu olahraga indoor lainnya.

sepatu tenis meja terbaik

Mengapa penting untuk memiliki sepatu tenis meja? Meski Anda merupakan pemain pemula dalam tenis meja, tidak ada salahnya membeli sepatu tenis meja yang cocok untuk Anda. Menggunakan sepatu yang dirancang khusus untuk tenis meja dapat membantu Anda bergerak lebih baik. Anda dapat bergerak dengan lebih cepat, mengubah arah gerak menjadi lebih mudah, dan gerakan juga terasa lebih ringan sehingga dapat meningkatkan kualitas bermain Anda.

Stabilitas

Sepatu tenis meja yang baik dapat membantu Anda merasakan kaki menyentuh tanah, sekaligus memberikan banyak stabilitas bagi tubuh saat melakukan gerakan berintensitas tinggi. 

Sepatu lari diciptakan dengan bantalan ekstra di sol untuk memberikan kenyamanan saat berlari dan dukungan saat sepatu melengkung, bantalan ekstra pada sepatu lari dapat menghambat gerakan responsif dan perubahan arah yang cepat saat bermain tenis meja.

Dari alasan tersebutlah menggunakan sepatu khusus untuk tenis meja sangat dianjurkan, terlebih bagi para profesional dalam menjaga stabilitas saat bermain. Hal ini dapat mendukung gerakan pemain yang cepat dan responsif. 

Mencegah Cedera

Jenis sepatu yang salah dapat menyebabkan ketidaknyamanan seperti mengalami lecet, sakit pada tumit, bahkan nyeri yang berlebihan. Sepatu olahraga yang baik dan pas akan membuat Anda leluasa untuk melakukan olahraga apa pun.

Sebagai contoh, jika Anda menggunakan sepatu lari untuk bermain tenis meja dapat menyebabkan cedera tumit. Ini dikarenakan sepatu lari tidak menunjang untuk gerakan lateral. Sementara sepatu tenis meja, memang dirancang untuk gerakan lateral yang cepat dan memiliki stabilitas tinggi di tanah sehingga dapat meminimalisir resiko cedera dari gerakan ini.

Breathability

Breathability adalah kemampuan sebuah kain atau bahan untuk memungkinkan uap air ditransmisikan melalui material. Langkah yang berulang dan cepat pada olahraga tenis meja berarti kaki akan menjadi cepat panas dan sering mengeluarkan banyak keringat. Sepatu tenis meja yang tepat akan memungkinkan aliran udara masuk dan keluar melalui celah di sepatu. 

Sehingga dapat mendinginkan kaki saat bermain tenis meja. Hal ini tidak hanya membuat kaki terasa nyaman, tetapi juga mengurangi kemungkinan terjadinya masalah kulit seperti melepuh.

Tahan lama

Sepatu yang dirancang khusus untuk sebuah gerakan seperti sepatu tenis meja memiliki daya tahan banting pada gerakan tertentu, sehingga sepatu tersebut akan bertahan lama jika hanya digunakan untuk tenis meja. 

Lalu, bagaimana memilih sepatu tenis meja yang tepat? Sepatu tenis meja yang baik haruslah ringan, sol sepatu dengan daya cengkram yang kuat, bantalan yang tepat, serta memiliki perlindungan yang baik di kedua sisi sepatu. 

Ukuran juga perlu diperhatikan. Pilihlah sepatu dengan ukuran yang pas dan nyaman saat Anda bermain. Sepatu tenis meja yang digunakan tidak terlalu sempit, tapi juga tidak terlalu longgar. Sepatu yang digunakan sebaiknya berukuran 1 sentimeter lebih panjang dari ujung kaki.

Kemudian, mengenai bantalan sepatu dapat disesuaikan dengan level permainan. Apabila Anda seorang pemula, bantalan sepatu yang lebih tebal dapat menjadi pilihan. Meski dapat menambah bobot sepatu, bantalan yang tepat dapat mendukung pergerakan kaki yang masih belum kuat.

Ada berbagai jenis merek sepatu tenis meja yang dapat Anda pilih sesuai kebutuhan, seperti ASICS, Mizuno, Adidas Joola, dan Nittaku. Namun, jika Anda seorang pemula pilihlah sepatu yang murah namun memiliki kualitas yang baik.

Konsultasi ke Dokter Anak Rumah Sakit di Pasuruan, Sahabat

Rumah Sakit di Pasuruan, Sahabat memiliki spesialis anak yang kredibilitas dan sudah bersertifikat. Anda dapat melakukan pemeriksaan ataupun konsultasi jika anak mengalami beberapa masalah seputar kesehatan maupun tumbuh kembangnya. Akan tetapi, sebelum mendatangi dokter spesialis anak di Rumah Sakit di Pasuruan, Sahabat ada baiknya Anda mempersiapkan beberapa pertanyaan penting dan mendasar yang wajib dilontarkan seperti berikut. 

1. Bagaimana cara mengetahui apakah anak saya berkembang secara normal atau tidak?

Setiap orang tua ingin anak mereka mencapai potensi tumbuh kembang yang maksimal. Ketika ada masalah perkembangan, yang terbaik adalah mengatasinya sedini mungkin, pada saat sistem saraf anak masih mengalami pertumbuhan dan perubahan paling besar.

Ingatlah bahwa semua anak berkembang secara berbeda dan ada kisaran perkembangan yang dianggap ‘normal’. Beberapa anak mungkin mengalami keterlambatan perkembangan di beberapa hal lain, sementara mereka mengembangkan keterampilan pada elemen tertentu. Misalnya, bukan hal yang aneh untuk melihat perkembangan bicara anak yang terlihat lebih cepat sedangkan keterampilan motorik kasar seperti berjalan lebih lambat.

Selain itu, selalu bicarakan dengan dokter anak di Rumah Sakit di Pasuruan, Sahabat mengenai masalah perkembangan yang Anda miliki. Perlu diingat juga, jika Anda masih khawatir, sebaiknya selalu mencari evaluasi melalui program intervensi dini lokal agar perkembangan anak dapat dievaluasi secara berkala.

2. Apa itu intervensi dini dan bagaimana hal itu dapat membantu memaksimalkan tumbuh kembang anak?

Intervensi dini adalah sekelompok layanan untuk anak di bawah usia 3 tahun yang disediakan oleh terapis okupasi, terapis fisik, guru perkembangan, terapis wicara, dan konsultan yang mengkhususkan diri dalam penglihatan atau pendengaran.

Layanan ini diberikan kepada anak-anak dengan atau tanpa diagnosis yang mengalami keterlambatan dalam beberapa bidang perkembangan karena alasan apa pun. Layanan ini disediakan di lingkungan paling alami anak termasuk rumah, tempat penitipan anak, atau lingkungan komunitas lainnya. 

3. Bagaimana cara saya untuk mendorong perkembangan?

Tahun-tahun awal kehidupan seorang anak adalah masa di mana pertumbuhan dan perkembangan tercepat terjadi. Manfaatkan rutinitas harian sebagai waktu untuk berinteraksi dengan anak. Misalnya, saat mengganti popok atau sebatas kontak mata sambil bernyanyi untuk anak. Saat berbelanja dengan anak, bicarakan tentang makanan yang Anda lihat, ajukan pertanyaan kepada anak dan bantu mereka untuk mendeskripsikannya. Mintalah anak membantu pada waktu makan dengan membiarkan mereka melakukan hal-hal seperti memasukkan bahan ke dalam salad atau membantu mengaduk makanan.

4. Anak saya melakukan kontak mata dengan saya, tetapi ada yang aneh dengan interaksinya. Bagaimana saya bisa tahu jika anak saya menderita autisme?

Untuk mendiagnosis autisme, seorang anak perlu dievaluasi oleh seorang profesional seperti dokter anak perkembangan, ahli saraf anak, psikolog anak atau psikiater di Rumah Sakit di Pasuruan, Sahabat.

Namun, beberapa perilaku yang terkait dengan autisme, selain penurunan jumlah kontak mata termasuk perilaku berulang, perilaku obsesif dan kompulsif, amukan kuat yang tidak dapat dijelaskan, keterlambatan bahasa, kesulitan atau keterlambatan dalam interaksi sosial, masalah tidur, keterlambatan perkembangan motorik dan pilih-pilih makan. Ini adalah beberapa tetapi tidak semua perilaku atau gejala mungkin terlihat pada anak-anak yang memiliki diagnosis di suatu tempat pada spektrum autistik.

Perlu diketahui bahwa tidak semua anak autis memiliki karakteristik yang sama persis. Ini adalah gangguan ‘spektrum’ di mana anak-anak hadir dengan gejala yang berbeda dan berbagai tingkat keparahan dari setiap gejala yang ada. Kadang-kadang perbedaan perilaku mungkin agak ringan, dan anak mungkin dianggap sebagai ‘eksentrik’, ‘aneh’, atau ‘berbeda’.

Jika Anda memiliki kekhawatiran bahwa anak mungkin menunjukkan beberapa perilaku di atas, atau perilaku lain yang mengkhawatirkan, jangan menunggu untuk melihat apakah itu menjadi lebih baik atau lebih buruk dengan sendirinya. Segera bicaralah dengan dokter anak di Rumah Sakit di Pasuruan, Sahabat  tentang masalah ini.