Category: Tindakan Medis

Jangan Pusing Perbedaan Swab Antigen dan PCR, Kenali Gejala!

Anda mungkin sempat dibuat pusing mengenai banyaknya jenis tes untuk skrining Covid 19 di dalam tubuh. Dua tes yang paling populer saat ini adalah swab antigen dan PCR. Keduanya dianggap sama-sama akurat dalam memperlihatkan hasil positif Covid 19. Walaupun di balik itu, ada perbedaan swan antigen dan PCR yang cukup besar dari segi waktu pemerolehan hasil, akurasi negatif, sampai persoalan harga. 

Dibandingkan memusingkan perbedaan swab antigen dan PCR, alangkah lebih penting Anda mengenali gejala Covid 19 yang mungkin saja menimpa Anda. Pasalnya, gejala-gejala penyakit yang pertama kali terdeteksi di Wuhan, China, ini cukup umum sehingga pengabaian kerap kali terjadi. 

Padahal seharusnya ketika menemukan gejala, Anda mesti segera melakukan tes screening dan isolasi untuk penanganan dan pencegahan penularan penyakit ini. Jadi, sebenarnya gejala Covid 19 apa saja yang mesti Anda waspadai? Berikut ini beberapa contohnya. 

Demam 

Masuknya virus atau bakteri akan membuat tubuh melakukan perlawanan untuk bisa menciptakan antibodi. Tidak terkecuali ketika terpapar virus Covid 19, tubuh akan melakukan perlawanan tersebut dengan mengeluarkan panas tubuh berlebih. Karena alasan inilah, seseorang yang terpapar virus Covid 19 cenderung mengalami demam pada masa inkubasi virus. Anda bisa mengecek bagian dada atau punggung dada untuk mendapatkan bagian terpanas terkait suhu tubuh Anda. 

Batuk yang Terus-Menerus 

Batuk menjadi gejala Covid 19 yang cukup khas dan mesti Anda waspadai. Batuk yang mengarah pada gejala Covid 19 adalah batuk kering yang terus-menerus selama satu jam. Setelah itu, batuk akan mereda dan kembali terjadi secara terus-menerus pada hari yang sama minimal 3 sesi. Batuk yang mengarah pada gejala Covid 19 umumnya juga diserta rasa sakit tenggorokan. 

Anosmia 

Anosmia merupakan kondisi kehilangan indera penciuman atau perasa. Ini bukan berarti Anda tidak dapat mencium atau merasakan apa pun. Hanya saja, semuanya terasa berbeda daripada biasanya. Anosmia merupakan gejala yang sangat khas dari Covid 19. Jika merasakan gejala ini, jangan memikirkan perbedaan swab antigen dan PCR. Secepatnya, lakukan salah satu dari kedua tes tersebut untuk memastikan kondisi infeksi virus corona baru di tubuh Anda. 

 Kelelahan 

Penderita Covid 19 akan mudah merasa sangat kelelahan. Anda mungkin akan merasa lelah saat terbangun dari tidur. Kelelahan pada penderita Covid 19 biasanya juga disertai dengan rasa nyeri di bagian otot dan sendi. 

Iritasi Mata 

Ini merupakan gejala yang tidak terlalu umum terjadi pada penderita Covid 19. Namun, gejala ini tidak bisa dimungkiri di mana Anda akan mengalami mata merah atau iritasi mata tanpa sebab. Cobalah melakukan pengekan lewat tes PCR atau antigen guna memastikan kondisi Anda. 

Diare 

Gejala langka yang cuup jarang terjadi lainnya pada penderita lainnya adalah masalah pencernaan. Diare menjadi masalah pencernaan utama yang kerap menimpa seseorang yang terinfeksi virus corona baru. Pastikan ketika Anda mengalami diare, Anda tetap terhidrasi dengan baik. 

Nyeri Dada 

Jika menemui gejala ini, langsung periksakan diri ke dokter dan lakukan tes PCR untuk hasil yang lebih akurat. Nyeri dada menunjukkan infeksi yang cukup parah dari paparan Covid 19 yang mesti segera diatasi jika tidak ingin berdampak lebih buruk. 

Sesak Napas 

Sesak napas merupakan gejala kritis pada penderita Covid 19. Tidak jarang, sesak napas akan diikuti oleh penurunan saturasi oksigen. Anda membutuhkan bantuan oksigen tambahan guna menangani gejala ini. Tidak ada salahnya pula “larikan” diri ke unit gawat darurat untuk penanganan yang lebih tepat dan intensif. 

Perbedaan swab antigen dan PCR sebenarnya bukan persoalan besar. Yang lebih penting, seberapa cepat Anda melakukan tes tersebut guna mencegah tidak dampak infeksi parah akibat paparan virus corona baru.